• Gerakan Pramuka Gudep MTs Negeri 7 Nganjuk Kembali Berjaya di Ajang HSC

    Nganjuk (MTs Negeri 7 Nganjuk) – Alhamdulillah…. kata pertama yang terucap Bagi regu gerakan pramuka Gudep 05.011 -05.012 MTs Negeri 7 Nganjuk yang kembali berhasil meraih prestasi di ajang Heath Scout Competition (HSC) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk. Lomba ini diikuti peserta dari tingkat SMP/ MTs Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya. Farida selaku pembina pramuka menjelaskan semua ini merupakan hasil dari semangat dan kerja keras Adik-adik dalam berlatih, sehinngga pendapatkan juara antara lain:  Juara 1 pionering regu 2 putri,  Juara 2 pionering regu 1 putri,  juara 1 PPGD regu 1 putri,  juara 2 PPGD regu 2 putri,  juara 2 CCP regu 2 putri,  juara 2 pionering regu putra 2, juara 3 postet regu 1 putra.  Dan akhirnya menjadi JUARA UMUM II dan III REGU PUTRI. Adapun piala dan hadiah uang akan diserahkan oleh Bapak Bupati di pendop kab. Nganjuk dalam rangka hari kesehatan nasional, terangnya. Menurut salah satu peserta yang bernama Novi persiapan mengikuti kejuaraan ini sangatlah singkat, hanya sekitar 1 minggu. Namun di waktu yang singkat itu kami berusaha semaksimal mungkin untuk meraih juara. “Usaha anak-anak memang luar biasa, mereka sangat  semangat  sekali dalam berlatih, maka dari itu mereka layak menjadi juara”   kata Nurcholis, kepala MTsN 7 Nganjuk. Semoga ilmu yg di dapat anak-anak menjadi ilmu yg bermanfaat bagi masa depan mereka semua, imbuhnya. Zaiber scout mengikuti lomba salah satu motivasinya adalah ingin menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia mampu untuk mengisi harinya dengan prestasi di hari peringatan sumpah pemuda (fays)


  • Satuan DrumBand MTsN 7 Nganjuk Borong Piala Raja Jogja

      

    MTsN 7 Nganjuk – Prestasi membanggakan diraih Satuan Drum Band Laksita Kusuma Nada  MTsN 7 Nganjuk (MTsN Berbek). Mereka  berhasil memborong sejumlah piala dalam Kejuaraan Nasional Terbuka Drumband atau  Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono  X yang digelar di Jogjakarta pada 20­21 Oktober 2018 lalu.

    Dalam  kejuaraan tersebut, tim Drumband Laksita Kusuma  Nada berhasil keluar menjadi juara II dalam dua  kategori.  Yakni colour  guard dan music wind. Sedangkan untuk juara  III meliputi display,  music percussion, visual effect serta generaleffect. Ada pula juara harapan I street parade klasemen senior brass SMP. “Alhamdulilah, total ada  tujuh gelar yang kita dapatkan. Dengan ini satuan drumband MTsN 7 Nganjuk menjadi juara umum ketiga,” terang Purwanto, pelatih Drumband Laksita Kusuma Nada MTsN 7 Nganjuk. Purwanto mengatakan sebanyak kurang lebih  60 siswa  MTsN  7 Nganjuk mengikuti  kejuaraan ini. Mereka terdiri dari Tim drumband dan tim maskot yang menampilkan ciri khas  atau  budaya lokal dari Kabupaten Nganjuk.

    Meski belum menjadi yang terbaik, namun Purwanto mengaku tetap  bangga  atas  capaian yang diraih anak didiknya. “Yang jelas ini sudah membanggakan. Mengingat ini kali pertama kita mengikuti kejuaran  di  Jogja,  ditambah persiapan yang kita lakukan hanya sekitar 1 bulan,” terangnya.

    Untuk diketahui,  kejuaraan marching band yang dilaksanakan di Jogjakarta ini mempunyai dua nomor  lomba yaitu street parade dan display. Pada cabang street parade, perlombaan dilaksanakan di Jalan Malioboro mulai pukul 14.00 WIB dari depan DPRD DIY sampai dengan titik nol kilometer. Kemudian pada hari kedua,  Minggu (21/10)  ada lomba  unjuk gelar (nomor display) yang bertempat di  GOR Amongrogo Jogjakarta. “Tampilan anak-anak luar biasa, mereka sangat  semangat  sekali,”   kata Nurcholis, kepala MTsN 7 Nganjuk. Nurcholis mengungkapkan puluhan siswa yang tergabung dalam satuan drumband memang memiliki tekad yang    kuat.    Mereka    mampu menunjukkan kemampuan dalam memainkan alat  musik  sembari berlenggak ­lenggok.

    Terik matahari tak menyurutkan semangat para  siswa untuk menampilkan yang terbaik. “Termasuk saat  tampil di  GOR Amongrogo, mereka juga begitu semangat” imbuhnya. (Fays)


  • Zaiber Scout Bersama Satuan Drumband Laksita Kusuma Nada Kenalkan Wisata Sedudo di Jalan Malioboro

    MTsN 7 Nganjuk – Keberhasilan Satuan Drumband Laksita Kusuma Nada  MTsN 7 Nganjuk makin   komplet  karena  sehari sebelumnya mereka juga menjadi juara harapan I street parade di Jalan Malioboro  Jogjakarta. Perpaduan musik dan tarian  dari tim maskot Zaiber Scout MTsN 7 Nganjuk dengan konsep prosesi siraman sedudo menjadi salah satu kuncinya. Farida,   salah   satu   pembina mengatakan, barisan awal tim maskot dari Zaiber Scout MTsN 7 Nganjuk  diisi oleh karnival yang menggambarkan putri sedudo. Kemudian di belakangnya terdapat sejumlah penari, pasukan putri berambut panjang dan prajurit. Adapula miniatur Air Terjun Sedudo yang ikut ditampilkan dalam barisan. “Total ada 30 siswa yang tergabung dalam tim mascot Zaiber Scout. Sengaja kita pilih prosesi siraman sedudo agar Nganjuk lebih dikenal,” bebernya. Triyoga, siswa kelas IX­B mengaku senang bisa  ikut  tampil dalam Kejuaraan Nasional Terbuka Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono X tahun 2018. Meski sempat gugup karena dilihat banyak orang, namun Triyoga mampu mengatasinya dengan baik dengan bermodalkan doa dan usaha. “Senang dan nggak nyangka drumband kita bisa tampil di tingkat nasional,” ungkapnya.

    Sementara Ines, siswa kelas IX­A juga ikut membagikan kisahnya saat mengikuti lomba. Menurutnya, pengalaman paling berkesan yaitu justru pada saat tim Drumband Laksita Kusuma Nada MTsN 7 Nganjuk tampil di GOR Amongrogo Yogyakarta. “Karena itu yang lihat banyak. Ada turisnya juga. Ditambah jurinya ada yang dari Indonesia, Malaysia dan Thailand” pungkasnya. (Fays)


  • MTs N 7 NGANJUK MENANDATANGANI MOU PEMBINAAN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DENGAN FTIK UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

    Batu, MTsN 7 Nganjuk- (27/09) Setelah mendapatkan pengarahan Sosialisasi Teknik KKL (Magang) dan PKL yang bertempat di Hotel Samara Kota Batu 26-27 September 2018. Meskipun acara tersebut merupakan sosialisasi kegiatan untuk mahasiswa FTIK UIN Malang namun didalamnya juga disampaikan tentang kesediaan  Fakultas memberikan bimbingan dan pembinaan dalam rangka peningkatan mutu bagi madrasah yang ditempati magang. MTsN 7 Nganjuk merupakan salah satu madrasah di Jawa Timur yang beruntung karena ikut sebagai peserta dari 68 Madrasah / Sekolah yang di undang yang selanjutnya menandatangani MoU pembinaan mutu pendidikan.
    Moch. Nurcholis selaku Kamad MTsN 7 Nganjuk menjelaskan MoU merupakan kesepakatan kedua belah pihak untuk mengadakan kerjasama yang saling menguntungkan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan pada masing-masing instansi. Sedangkan ruang lingkup kerja sama meliputi bidang :  pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pemanfaatan dan sharing sumber daya kelembagaan, penerbitan dan publikasi juga bidang bidang lain yang disepakati.
    Harapan Moch. Nurcholis para pendidik dan tenaga kependidikan bisa memanfaatkan sebaik baiknya sehingga bisa meningkatkan mutu dan prestasi para siswa siswinya. (Ziloch-Fays)


  • MTsN 7 Nganjuk meraih juara di MAPK FAIR 2018 Se-Jawa Madura

     

    MTsN7-Nganjuk, 27/02/18. Begitu mendapat undangan lomba dari MAPK MAN 1 surakarta,  kepala madrasah mengumpulkan para pembina ektra kurikuler untuk mempersiapkan siswa siswi untuk mengikuti kegiatan tersebut dan akhirnya mendapatkan juara 2 Story telling, juara 2 MTQ dan juara harapan 1 Pidato Bhs.  Indonesia. Moch. Nurcholis selaku kepala Madrasah sangat bersyukur sekali dengan hasil tersebut, ini walaupun masih berada diperingkat kedua dan harapan 1 ini adalah hasil yang bagus mengingat event tersebut di gelar meliputi se Jawa dan Madura. Asatidz dan Asatidzah MTs.N 7 Nganjuk menyambut kehadiran para juara dengan sumringahnya, kemudian menyalami satu persatu dari team lomba MAPK FAIR 2018 dihadapan seluruh civitas akademika MTsN 7 Nganjuk. Kegiatan penyerahan piala kepada madrasah diterima langsung oleh M. Nurcholis di hadapan ratusan siswa sesaat setelah melaksanakan kegiatan harian sholat dhuha secara berjama’ah. Motivasi secara langsung diberikan kepada seluruh siswa siswi, menurutnya setiap kamu mempunyai peluang untuk menjadi juara karena semuanya anak anak hebat, untuk itu setiap anak harus menunjukkan menjadi yang terbaik bagi keluarganya.  Selamat dan sukses untuk para juara. (Ziloch/Syaf)