• Category Archives Berita
  • DEKLARASI MADRASAH RAMAH ANAK PADA ACARA MAULID NABI MUHAMMAD SAW & MILAD MTS NEGERI 7 NGANJUK KE 23

    MTSN 7 Nganjuk-Tiga agenda penting sekaligus dilaksanakan pada hari ini selasa 27/11 di MTs Negeri 7 Nganjuk.  Diawali dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan pembacaan sholawat nabi yang diikuti oleh seluruh civitas MTs Negeri 7 Nganjuk dan tamu undangan. Hadir juga dalam acara tersebut, Kepala Kankemenag Kab. Nganjuk, Kepala Dinas Sosial P3A Kab. Nganjuk,  Kepala Dinas Perhubungan, BNN Kab. Nganjuk, Forpimcam  Berbek Ibu Camat dan Danramil Berbek, hadir juga para tokoh masyarakat dan komite Madrasah. Acara kemudian dirangkai dengan sambutan Bapak H. Moch. Nurcholis selaku kepala MTsn 7 Nganjuk. Dalam sambutanya Nurcholis menjelaskan bahwa hari ini ada tiga agenda penting yaitu Maulid Nabi Muhammad SAW, Milad MTs Negeri 7 Nganjuk yang ke 23 dan Deklarasi Madrasah Ramah Anak.

    Deklarasi Madrasah ramah anak ini merupakan tindak lanjut dari adanya program Kabupaten Layak anak  yang mana program tersebut mengarahkan kepada sebuah program sekolah/ Madrasah ramah Anak. Sejalan dengan itu Menurut  Drs. Moch. Yasin, M.Si selaku kepala P3A Kabupaten Nganjuk dalam sambutannya MTs N 7 Nganjuk merupakan Madrasah pertama yang mendeklarasikan diri sebagai Madrasah Ramah Anak. Harapannya ke depan MTs N 7 Nganjuk bisa di proyeksikan dan diusulkan sebagai madrasah Ramah Anak tingkat nasional, dan itu semua bisa tercapai harus diawali diawali dari komitmen kita bersama. terangnya.

    Selanjutnya Bapak Dr. H. Taufiqurrahman selaku Kakankemenag kab. Nganjuk dalam sambutannya Mengucapkan Selamat Milad yang ke 23 MTsN 7 Nganjuk semoga kedepannya semakin gemilang dalam prestasi. Beliau berpesan kepada anak-anak untuk senantiasa mematuhi orang tua dan guru demi suksesnya meraih cita-cita di masa yang akan datang. Tak lupa beliau juga mengapresiasi atas adanya komitmen bersama sekaligus deklarasi Madrasah ramah anak di MTSN 7 Nganjuk. Mendidik anak hendaknya dengan kasih sayang dan  dengan pemahaman, sudah bukan jamannya lagi mendidik anak dengan kekerasan, ambil hati mereka berikan kesempatan untuk berkreasi, terangnya.

    Acara diakhiri dengan penandatangan prasasti komitmen bersama, deklarasi Madrasah ramah Anak MTs Negeri 7 Nganjuk oleh seluruh elemen yang hadir.  Ini merupakan Kado spesial di hari ulang tahun MTs Negeri 7 Nganjuk yang ke 23, semoga MTsN 7 Nganjuk semakin maju dan semakin berprestasi, lanjut kepala Madrasah. (syaf)


  • Siswi MTsN 7 Nganjuk berjaya di Kejurprov Taekwondo

    MTsN 7 Nganjuk- Lagi… Siswi MTs.N 7 Nganjuk Berjaya dalam Kejuaraan Provinsi Taekwondo Indonesia  Jawa Timur. Adalah Amelia Siswi kelas 9F MTs Negeri 7 Nganjuk, yang meraih Juara 1 Poomsae Pemula Putri Kejuaraan Taekwondo Tingkat Provinsi Jawa timur yang berlangsung di Ngawi. Anak pertama dari 2 bersaudara pasangan M Syakur dan Sulastri  yang tinggal di Ds. Berbek kec. Berbek Kab. Nganjuk. Menurut Amelia dia merasa sangat kaget dan tak menyangka bisa meraih juara, “saya tidak  punya target juara, yang penting saya berusaha semaksimal mungkin dan berusaha tampil terbaik dalam kejuaraan” terangnya.  Latihan du kali seminggu rela dilakukan meski kadang rasa capek melanda dan waktu belajar tersita. Kesulitan yang dihadapi saat lomba adalah nerveus dan grogi apalagi saat menghadapi lawan yang berat dari tuan rumah Kabupaten ngawi. Selain berprestasi di taekwondo Amelia juga meraih juara 2 di madrasah. Menurut Nurcholis selaku kepala Madrasah, Siswa siswi yang mempunyai bakat tertentu memang disilahkan untuk mengikuti ekstra baik yang ada di lingkungan madrasah maupun di luar madrasah, yang penting positif dan tidak mengganggu kegiatan belajar. Di bulan Januari nanti akan ada kejurprof Taekwondo Prestasi, semoga Amelia bisa mengikuti kejuaraan tersebut dengan lancar. Imbuhnya. (fays)


  • Gerakan Pramuka Gudep MTs Negeri 7 Nganjuk Kembali Berjaya di Ajang HSC

    Nganjuk (MTs Negeri 7 Nganjuk) – Alhamdulillah…. kata pertama yang terucap Bagi regu gerakan pramuka Gudep 05.011 -05.012 MTs Negeri 7 Nganjuk yang kembali berhasil meraih prestasi di ajang Heath Scout Competition (HSC) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk. Lomba ini diikuti peserta dari tingkat SMP/ MTs Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya. Farida selaku pembina pramuka menjelaskan semua ini merupakan hasil dari semangat dan kerja keras Adik-adik dalam berlatih, sehinngga pendapatkan juara antara lain:  Juara 1 pionering regu 2 putri,  Juara 2 pionering regu 1 putri,  juara 1 PPGD regu 1 putri,  juara 2 PPGD regu 2 putri,  juara 2 CCP regu 2 putri,  juara 2 pionering regu putra 2, juara 3 postet regu 1 putra.  Dan akhirnya menjadi JUARA UMUM II dan III REGU PUTRI. Adapun piala dan hadiah uang akan diserahkan oleh Bapak Bupati di pendop kab. Nganjuk dalam rangka hari kesehatan nasional, terangnya. Menurut salah satu peserta yang bernama Novi persiapan mengikuti kejuaraan ini sangatlah singkat, hanya sekitar 1 minggu. Namun di waktu yang singkat itu kami berusaha semaksimal mungkin untuk meraih juara. “Usaha anak-anak memang luar biasa, mereka sangat  semangat  sekali dalam berlatih, maka dari itu mereka layak menjadi juara”   kata Nurcholis, kepala MTsN 7 Nganjuk. Semoga ilmu yg di dapat anak-anak menjadi ilmu yg bermanfaat bagi masa depan mereka semua, imbuhnya. Zaiber scout mengikuti lomba salah satu motivasinya adalah ingin menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia mampu untuk mengisi harinya dengan prestasi di hari peringatan sumpah pemuda (fays)


  • Satuan DrumBand MTsN 7 Nganjuk Borong Piala Raja Jogja

      

    MTsN 7 Nganjuk – Prestasi membanggakan diraih Satuan Drum Band Laksita Kusuma Nada  MTsN 7 Nganjuk (MTsN Berbek). Mereka  berhasil memborong sejumlah piala dalam Kejuaraan Nasional Terbuka Drumband atau  Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono  X yang digelar di Jogjakarta pada 20­21 Oktober 2018 lalu.

    Dalam  kejuaraan tersebut, tim Drumband Laksita Kusuma  Nada berhasil keluar menjadi juara II dalam dua  kategori.  Yakni colour  guard dan music wind. Sedangkan untuk juara  III meliputi display,  music percussion, visual effect serta generaleffect. Ada pula juara harapan I street parade klasemen senior brass SMP. “Alhamdulilah, total ada  tujuh gelar yang kita dapatkan. Dengan ini satuan drumband MTsN 7 Nganjuk menjadi juara umum ketiga,” terang Purwanto, pelatih Drumband Laksita Kusuma Nada MTsN 7 Nganjuk. Purwanto mengatakan sebanyak kurang lebih  60 siswa  MTsN  7 Nganjuk mengikuti  kejuaraan ini. Mereka terdiri dari Tim drumband dan tim maskot yang menampilkan ciri khas  atau  budaya lokal dari Kabupaten Nganjuk.

    Meski belum menjadi yang terbaik, namun Purwanto mengaku tetap  bangga  atas  capaian yang diraih anak didiknya. “Yang jelas ini sudah membanggakan. Mengingat ini kali pertama kita mengikuti kejuaran  di  Jogja,  ditambah persiapan yang kita lakukan hanya sekitar 1 bulan,” terangnya.

    Untuk diketahui,  kejuaraan marching band yang dilaksanakan di Jogjakarta ini mempunyai dua nomor  lomba yaitu street parade dan display. Pada cabang street parade, perlombaan dilaksanakan di Jalan Malioboro mulai pukul 14.00 WIB dari depan DPRD DIY sampai dengan titik nol kilometer. Kemudian pada hari kedua,  Minggu (21/10)  ada lomba  unjuk gelar (nomor display) yang bertempat di  GOR Amongrogo Jogjakarta. “Tampilan anak-anak luar biasa, mereka sangat  semangat  sekali,”   kata Nurcholis, kepala MTsN 7 Nganjuk. Nurcholis mengungkapkan puluhan siswa yang tergabung dalam satuan drumband memang memiliki tekad yang    kuat.    Mereka    mampu menunjukkan kemampuan dalam memainkan alat  musik  sembari berlenggak ­lenggok.

    Terik matahari tak menyurutkan semangat para  siswa untuk menampilkan yang terbaik. “Termasuk saat  tampil di  GOR Amongrogo, mereka juga begitu semangat” imbuhnya. (Fays)