Satuan DrumBand MTsN 7 Nganjuk Borong Piala Raja Jogja

  

MTsN 7 Nganjuk – Prestasi membanggakan diraih Satuan Drum Band Laksita Kusuma Nada  MTsN 7 Nganjuk (MTsN Berbek). Mereka  berhasil memborong sejumlah piala dalam Kejuaraan Nasional Terbuka Drumband atau  Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono  X yang digelar di Jogjakarta pada 20­21 Oktober 2018 lalu.

Dalam  kejuaraan tersebut, tim Drumband Laksita Kusuma  Nada berhasil keluar menjadi juara II dalam dua  kategori.  Yakni colour  guard dan music wind. Sedangkan untuk juara  III meliputi display,  music percussion, visual effect serta generaleffect. Ada pula juara harapan I street parade klasemen senior brass SMP. “Alhamdulilah, total ada  tujuh gelar yang kita dapatkan. Dengan ini satuan drumband MTsN 7 Nganjuk menjadi juara umum ketiga,” terang Purwanto, pelatih Drumband Laksita Kusuma Nada MTsN 7 Nganjuk. Purwanto mengatakan sebanyak kurang lebih  60 siswa  MTsN  7 Nganjuk mengikuti  kejuaraan ini. Mereka terdiri dari Tim drumband dan tim maskot yang menampilkan ciri khas  atau  budaya lokal dari Kabupaten Nganjuk.

Meski belum menjadi yang terbaik, namun Purwanto mengaku tetap  bangga  atas  capaian yang diraih anak didiknya. “Yang jelas ini sudah membanggakan. Mengingat ini kali pertama kita mengikuti kejuaran  di  Jogja,  ditambah persiapan yang kita lakukan hanya sekitar 1 bulan,” terangnya.

Untuk diketahui,  kejuaraan marching band yang dilaksanakan di Jogjakarta ini mempunyai dua nomor  lomba yaitu street parade dan display. Pada cabang street parade, perlombaan dilaksanakan di Jalan Malioboro mulai pukul 14.00 WIB dari depan DPRD DIY sampai dengan titik nol kilometer. Kemudian pada hari kedua,  Minggu (21/10)  ada lomba  unjuk gelar (nomor display) yang bertempat di  GOR Amongrogo Jogjakarta. “Tampilan anak-anak luar biasa, mereka sangat  semangat  sekali,”   kata Nurcholis, kepala MTsN 7 Nganjuk. Nurcholis mengungkapkan puluhan siswa yang tergabung dalam satuan drumband memang memiliki tekad yang    kuat.    Mereka    mampu menunjukkan kemampuan dalam memainkan alat  musik  sembari berlenggak ­lenggok.

Terik matahari tak menyurutkan semangat para  siswa untuk menampilkan yang terbaik. “Termasuk saat  tampil di  GOR Amongrogo, mereka juga begitu semangat” imbuhnya. (Fays)


Comments are closed.